S M A R T

Ketika bongkar-bongkar google (emang gudang??), eh ketemu artikel menarik. Artikel ini ditulis oleh Meagan Mikkelson, seorang atlet hoki dari Kanada.

Artikelnya tentang bagaimana tips menentukan resolusi atau target kita. Nah, mumpung mendekati tahun baru kayaknya pas nih buat kita yang punya target-target di tahun 2014. Daripada sibuk mikirin mau tahun baruan kemana padahal gak manfaat sama sekali. Ya kan?? Paling ngabisin duit, ngabisin waktu tenaga dan pikiran. Ya kan?

Aku bagiin tipsnya. Artikelnya dalam bahasa Inggris jadi aku jelasin aje pakai bahasa Indonesia. Bukan tak percaya yang baca gak bisa bahasa Inggris tapi takutnya pas baca capek kudu bolak-balik kamus. (same aje,hehe)

Oke. Kita masing-masing tentu punya target. Air ngalir aje punya target. Dan targetnya itu pasti tempat yang lebih rendah. Masak kita mau kalah sama air. Secara, air kan berwujud cair, makhluk mati dan bukan makhluk hidup. Rumus kimia air kan H2O. Tahu kan sekarang ini dunia lagi krisis air bersih? (woooi kenapa jadi bahas air????)

Ya ya balik..balik.

Oke. Ulang ya. Kita tentu punya target-target dalam hidup kita. Baik itu target harian, mingguan, bulanan, tahunan, lima tahunan deesbe. (Yang gak punya target TOLONG jangan manggut2 trus bilang iya).

Nah, dalam menentukan target kita ada yang perlu kita perhatikan beberapa hal. Tips nya dikenal dengan SMART. Singkatan dari Specific, Measurable, Attainable, Realistic and Time-bound.

Spesific

Artinya target-target kudu jelas dan spesifik. Sering kita bilang ingin aku ingin jadi guru yang profesional. Nah pengertian profesional itu luas. Kudu dispesifikkan misalnya kudu bisa nulis di media massa, mampu mepublikasikan karya ilmiah atau selalu datang tepat waktu di setiap akan hadir mengajar. Atau minimal bisa juga menargetkan 80% kehadiran tepat waktu.

Measurable

Artinya terukur. Target-target kita kudu mampu di ukur. Kita kudu menentukan sejauh mana target kita bisa dikataan tercapai atau tidak. Misalkan kita menargetkan program One Day One Juz. Nah itu artinya sehari kudu mengkhatamkan satu juz alqur’an. Jika hanya nyampe satu lembar maka terget kita dikatakan tak tercapai. Itu terukur.

Attainable

Mampu dicapai. Ini gak jauh beda dengan realistis. Namun attainable lebih kepada pengukuran diri dan kepantasan diri atau menyesuailan dengan kemapuan pribadi kita. Kalau kamu hanya punya peghasilan 1 juta perbulan jangan menargetkan bisa punya mobil bulan depan sedang utang mu juga masih numpuk.

Realistic

We live in a real world, Boi. So, our target must be realistic. Jadi target kita kudu realistis. Kalau punya mimpi mampu mengangkat beban seberat 1 ton dengan satu tangan maka cukup kamu KE LAUT AJE!. Atau mau bangun 1000 candi dalam waktu satu malam macam cerita Roro Jonggrang?. Be realistic man! Secara itu hanya ada dalam dongeng. Hanya Nabi Sulaiman yang mampu mindahkan singgasana dalam waktu sekejap mata. Itupun yang ngelakuin jin!

Time Bound

Tentuin waktu  pencapaiannya. Misal, aku harus sudah punya mobil tanggal 1 Desember 2014. Target jelas dan waktunya juga jelas. Dengan itu kita akan selalu ingat kapan terget kita harus tercapai.

Hal lain yang bisa memudahkan realisasi target adalah TULIS apa yang akan kita lakukan dan PAJANG ditempat yang memudahkan untuk dilihat sebagai pengingat.

Dan, yang terpenting adalah ACT NOW!

NOW or NEVER….!

Serang, 28122013, 09:42 am

#saat sinyal kuenceng dan berada diantara triomakassar,Boi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s