d’Edensor Wisdom

Sejujurnya aku tak terlalu mahir merangkai kata. Bukan hanya karena aku bukan seorang pujangga (ciyeeh) tetapi lebih karena aku sedang belajar merangkai kata. Bukankah untuk indahnya rangkaian kata perlu kita pelajari?.

edensor cover

Cukuplah untuk ku berlagak sebagai sang pengumpul kata-kata sembari aku belajar merangkai kata-kata sederhana yang semoga bisa menjadi indah dan bermakna. Maka, berpuluh-puluh kata-kata indah kukumpulkan saat membaca buku, novel, majalah, dsb.

Dan hari ini aku mencoba mengutip beberapa kata yang (menurutku) keren dari sebuah novel yang sudah tak terhitung berapa kali aku telah menamatkannya; Edensor.

Kata-kata tentang beragam macam hal dan soalan. Beberapa kukutip apa adanya. Ada juga yang dipelintir sedikit saja.

Tentang Hidup dan Nasib

Mengutip Harun Yahya;

” Hidup dan nasib bisa tampak berantakan, misterius, fantastis, dan sporadis, namun setiap elemennya adalah subsistem keteraturan dari sebah desain holistik yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal sekecil apapun terjadi karena kebetulan. Ini adalah fakta penciptaan yang tak terbantahkan “

Tentang pengalaman

Banyak orang yang panjang pengalamannya tapi tak kunjung belajar, namun tak jarang pengalaman yang pendek mencerahkan sepanjang hidup.

Tentang Masjid & Anak Melayu

Masjid, seperti oase bagi semua anak melayu udik. Di sana, bukan sekadar tempat shalat dan mengaji tapi tempat bermain dan membuat janji-janji.

Tentang Tabiat

Tabiat orang tak berhubungan dengan gelar yang disematkan kepadanya, bukan pula bagaimana ia menginginkan orang hormat kepadanya, tapi lebih kepada berapa besar ia menaruh hormat pada dirinya sendiri.

Tentang Harapan dan Semangat

“Aku ingin mendaki tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda marabahaya, dan memecahkan misteri sains. Aku ingin hirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami liku-liku hidup yang yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium; meletup tak terduga, menyerap, mengikat, mengganda, berkembang, terurai, dan berpencar ke arah yang mengejutkan. Aku ingin k tempat-tempat yang jauh, menjumpai beragam bahasa dan orang-orang asing. Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin, dan menciut dicengkeram dingin. Aku ingin hidup yang menggetarkan, penuh penaklukan. Aku ingin hidup! Ingin merasakan sari pati hidup! ”.

Tentang Jalanan

Jalanan adalah karya seni instalasi yang sempurna. Ia lurus, berhiaskan lampu dan bunga, menikung, menanjak, dan kadang buntu. Ia mengarahkan, meloloskan, menjebak, dan menyesatkan.

Tentang Perempuan dan Tasnya

Perempuan bergaya clutch seperti memiliki gabungan kepribadian feminim dan maskulin. Mereka selalu siap, terbuka namun menjaga jarak, berpikir untuk menilai situasi, dan penuh antisipasi.

(Tas bergaya clutch: talinya pendek dan dipakai dengan cara disandangkan di bahu. Body tas diapit di bawah ketiak seperti mengokang senapan)

Tentang Cinta yang Tak Berbalas

Rampas jiwaku!

curi masa depanku!

jarah harga diriku!

rampok semua milikku!

sita!

sita semuanya!

mengapa kau masih tak mencintaiku?!

Tentang Perangai Anak Muda Beragam Bangsa

  • The Brits: Meriah dan bermulut besar. Banyak bertanya, berteori, membantah, mengeluh, protes, provokatif, konfrontatif . Namun beradab.
  • The Yankees: Mendominasi, intimidatif, penuh intrik untuk mengambil alih kendali, lalu membangun aliansi.
  • German Boys: Disiplin, taktis, metodis, sistematis, antisipatif. bermottokan 3P (preparation Perfect Performances) atau penampilan sempurna tak lain karena persiapn yang matang.
  • Hollands Kids: fokus, tekun,
  • Jews community: Tak suka perkara sepele, tetarik pada hal-hal besar dan revolusioner. Baik hati namun menjaga jarak dengan siapapun.
  • France Boys: pengagum seni, memandang tinggi arti persahabatan.
  • Chinese Generation: Unik, selalu pnya dua nama; lokal dan internasional.
  • Third world’s Boys: Selalu terlambat, berantakan dan tergopoh-gopoh.

Tentang Tepe-Tepe

Untuk mendapatkan wanita cantik tapi bodoh, rupanya Anda hanya perlu menjadi seorang provokator!.

Tentang Kampus Ideal

Universitas ini menawarkan padaku sebuah petualangan intelektualitas dengan kemungkinan-kemungkinan yang amat luas. setiap hari aku ditatantang untuk memacu kreatifitas dalam bidang yang aku tekuni.

Tentang dua Macam Cinta

Cinta yang menimbulkan perasaan seperti baru pandai naik sepeda. Ia seperti kembang api, seperti pasar malam, seperti lebaran. Cinta yang mengajakku menulis puisi, cintanya adalah sastra.

Cinta yang memancing caudate nucleus dari sudut-sudut gelap otak, menyalakan dopamin pengundang risiko-risiko moral, dan memantik simpul-simpul saraf yang mengobarkan ide-ide platonik.

Tentang Cinta ala Play Boy

Cinta adalah channel TV. Tak suka acaranya, raih remote control, ganti saluran, beres!

Tentang Filosofi Kebahagiaan

Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian.

Tentang Pesan Sang Guru

Jika ingin jadi manusia yang berubah, jalanilah 3 hal ini: sekolah, banyak-banyak membaca alqur’an dan berkelana.

Tentang Sekolah dan Mengaji

Sekolah dan membaca alqur’an dapat mengubah orang karena disanalah tersimpan kristal-kristal ilmu.

Tentang pengembaraan

Pengembaraan ternyata memiliki paru-parunya sendiri, yang dipompa oleh kemampuan menhitung setiap resiko, berpikir tiga langkah sebelum langkah pertama diambil, integritas yang tak dapat ditawar-tawar dalam keadaan apapun, toleransi, dan daya tahan.

Tentang Adab laki-laki Melayu

“Menelepon anak perempuan pukul dua pagi, bahkan ayam-ayam belum bangun! Kau sebut dirimu laki-laki Melayu yang santun?!”

Tentang Al Qur’an

Alqur’an mengandung sains dan sastra terhebat!

Tentang Pria Italia

Pria Italia sungguh flamboyan dan mereka passionate; penuh gairah. Kaum lelaki selalu berlagak agar perempuan di dekatnya terkesan.

Tentang Pencarian

Jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah menemukan apa yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan, kenyataan yang harus dihadapi, sepahit apapun keadaannya.

Tentang Proklamasi Kemenangan

Kami pernah dirampok, diusir, terlunta-lunta, dan kelaparan. Kami pernah dijerang  suhu panas sampai 45 derajat di Sahara dan terperangkap suhu dingin sampai minus 19 derajat di Laut Utara. Dan, kami telah mengelana 42 negara haya berbekal keberanian. semuanya telah kami rasakan, dalam kemenangan manis yang gilang-gemilang dan kekalahan getir yang paling memalukan, tapi selangkah pun kami tak mundur, tak pernah. kami jatuh, bangkit, jatuh lagi, dan bangkit lagi.

KalapaKoneng, 22122013; 15:14

#berhentilah menjadi siput…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s